shape
Pencarian
pattern pattern

Indonesia Sukses Menjadi Juara World Boccia Cup 2026 di Portugal

14 Juli 2026
Share:
Link berhasil disalin!
news-

SOLO - Tim boccia Indonesia sukses menjadi juara saat mengikuti kejuaraan World Boccia Cup 2026 di Povoa de Varzim, Portugal, pada tanggal 4-12 Juli 2026. 


Indonesia mengungguli 21 negara lain berkat raihan empat medali emas dan dua medali perak. Posisi runner up ditempati tuan rumah Portugal yang mengumpulkan dua emas, satu perak dan satu perunggu, disusul peringkat ketiga, Brasil, dengan raihan satu emas, empat perak dan satu perunggu.


Medali emas Indonesia dipersembahkan oleh Muhammad Afrizal Syafa dari nomor tunggal BC1 putra, Felix Ardi Yudha dari nomor BC2 putra dan Gischa Zayana dari nomor BC2 putri. 


Satu medali emas lainnya diperoleh dari nomor beregu campuran BC1/BC2 yang diperkuat Afrizal, Yudha dan Gischa.


Sementara itu, dua medali perak Indonesia dipersembahkan oleh Handayani dari nomor pertandingan BC1 putri serta Muhammad Bintang Satria Herlangga dari nomor BC2 putra.


Raihan atlet-atlet boccia Indonesia pada kejuaraan dunia di Portugal diapresiasi sang pelatih, Argya Setya Wimala. Gischa dkk. bisa tampil impresif dari fase grup hingga partai final.


"Hasil yang kita raih di Povoa ini sudah sesuai harapan, tetapi ada beberapa catatan dari sisi permainan. Masih ada hal-hal kecil yang harus diperbaiki, baik dari individu maupun tim. Harapannya, evaluasi dari Povoa ini bisa kita atasi untuk persiapan menghadapi event-event selanjutnya," kata Argya Setya, Selasa (14/7/2026).


Argya mengatakan, sepanjang kejuaraan ini ada banyak kejutan yang diperlihatkan para atlet dari negara-negara non unggulan. Makanya, beberapa game harus dilalui dengan sangat ketat. 


"Kunci keberhasilan kita ada di proses latihan yang terstruktur dan berkelanjutan, dimana teman-teman bisa berkomitmen latihan rutin sesuai program pelatnas jangka panjang yang dicanangkan NPC Indonesia dan pemerintah melalui Kemenpora," ungkapnya.


Argya pun membawa kabar baik bahwa Afrizal, Yudha, Gischa, Bintang dan Handayani sudah dipastikan lolos ke Asian Para Games 2026 yang akan dihelat di Nagoya, Jepang. 


Kini, tim pelatih boccia Indonesia terus berjuang agar kelimanya plus satu nama lain, Intan Cahaya Putri, bisa lolos ke Paralimpiade Los Angeles 2028.


"Kita berharap kejutan dari atlet muda kita, Intan, juga bisa lolos ke Paralympic, dengan catatan poin yang diraih di setiap event dari tahun ini bisa maksimal. Raihan poin menjadi acuan lolos atau tidaknya sampai perhitungan berakhir pada Desember 2027," ungkap Argya.


Dengan persaingan yang begitu ketat, termasuk ajang Asian Para Games 2026 mendatang, para atlet diminta untuk lebih bekerja keras lagi guna meningkatkan kemampuan.


"Kita akan mengevaluasi dari segi permainan berdasar penampilan di dua World Cup, untuk mengantisipasi calon lawan. Beberapa negara sudah mempelajari cara bermain atlet-atlet kita. Harapannya, atlet-atlet kita bisa mengantisipasi perlawanan dari negara-negara peserta dan goal-nya kita bisa mendapatkan medali yang maksimal di setiap nomor yang diikuti," papar Argya.


Jaga Tren Positif


Sementara itu, peraih dua medali emas Indonesia, Felix Ardi Yudha, bersyukur target yang dibebankan tim pelatih kepada para atlet bisa terpenuhi. 


Bahkan, nomor tunggal BC2 putra bisa melampaui target karena terjadi All Indonesian Final antara Yudha menghadapi Bintang. Yudha pun menyebut atlet dari Brasil, Slovakia dan tuan rumah Portugal menjadi pesaing berat di BC2 putra.


"Prediksinya tidak All Indonesian Final, tetapi kami dari awal memang berharap bisa All Indonesian Final," kata Yudha.


Yudha memastikan raihan di Portugal tak akan membuat para atlet boccia Indonesia menurunkan intensitas latihan. 


Justru para atlet siap berlatih lebih keras menatap event akbar, World Boccia Championship 2026 di Seoul, pada 24 Agustus sampai 4 September 2026 serta multievent olahraga Asian Para Games 2026 pada 18-24 Oktober 2026.


"Semoga tren positif kami terus berlanjut dan terus meningkat sampai pada puncak event-nya di Asian Para Games Nagoya," ucap Yudha.

Tim boccia Indonesia berhasil meraih empat medali emas dan dua medali perak dalam kejuaraan World Boccia Cup 2026 di Povoa de Varzim, Portugal, pada tanggal 4-12 Juli 2026.

Berita Terkait

Official Partner

Bayan Peduli Bayan Resources

Supported by

Yayasan Inklusi Pelita Bangsa

Apparel Powered by

Mills