shape
Pencarian
pattern pattern

Indonesia Bawa Pulang 9 Medali dari Kejuaraan Para Balap Sepeda Asia 2026

01 April 2026
Share:
Link berhasil disalin!
news-

SOLO - Tim para balap sepeda Indonesia berhasil membawa pulang sembilan medali saat mengikuti ajang Asian Para Track Championships 2026 di Tagaytay City, Filipina, 25-31 Maret 2026.


Muhammad Fadli Imammuddin menjadi atlet paling bersinar dari total lima wakil Indonesia pada kejuaraan regional Asia ini. Fadli berhasil mendapatkan dua medali emas, satu medali perak dan satu medali perunggu.


Dua medali emas didapatkan Fadli dari nomor Individual Pursuit (IP) kategori C4 putra dan 1 Kilometer Time Trial kategori C4 putra. Sementara medali perak didapat dari nomor Scratch Race C4 putra dan medali perunggu dari nomor Elimination C4 putra. 


Indonesia juga mendapatkan medali dari sosok Tifan Abid Alana. Dua medali perak didapatkan Abid dari nomor IP C2 putra dan 1 Kilometer Time Trial C2 putra, serta medali perunggu diraih dari nomor Scratch Race C2 putra dan Elimination C2 putra. Sementara pembalap tandem Nurfendi/Mufti Fadilah Salma mendapatkan medali perunggu dari nomor Sprint kategori B putra.


Performa para atlet dalam kejuaraan ini membuat tim pelatih para balap sepeda merasa puas. Selain meraih sembilan medali, para atlet juga bisa mencatatkan personal best. Salah satunya Fadli yang berhasil mencatatkan waktu 4 menit 48 detik di nomor IP C4 putra jarak 4000 meter. Catatan tersebut lebih cepat tiga detik dibandingkan saat tampil di ajang Paralimpiade Paris 2024.


"Kita beradaptasi dengan cukup bagus di velodrome baru ini. Iklim di Tagaytay City ini juga hampir sama dengan Indonesia. Jadi, kita bisa mendapatkan hasil yang optimal. Semoga kita bisa menembus Paralympic Los Angeles 2028 dari poin-poin yang kita kumpulkan ini," kata pelatih para balap sepeda Indonesia, Rizan Setyo Nugroho, Rabu (1/4/2026).


Fadli dkk. masih memiliki waktu panjang untuk mengumpulkan poin agar bisa lolos ke Los Angeles. Di tahun ini saja, wakil-wakil Indonesia masih akan mengikuti kejuaraan bergengsi di Italia dan Korea Selatan, sebelum kemudian tampil dalam ajang Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang, pada bulan Oktober mendatang.


"Di bulan Mei nanti kita akan try out di Italia. Itu event World Cup untuk nomor road. Setelah itu kita akan ikut event regional Asia di Korea," tutur Rizan.


Sementara itu, Fadli Imammuddin merasa senang dengan raihan empat medalinya di Filipina. Fadli sempat merasa latihannya tak begitu maksimal menuju kejuaraan yang diikuti perwakilan dari sebelas negara Asia ini.


Fadli hanya berbekal persiapan ekstra ketika tampil di ASEAN Para Games 2025 lalu. Keberhasilan menjuarai dua nomor bergengsi kategori C4 pun menjadi motivasi tersendiri bagi Fadli yang kini sudah berusia 41 tahun.


"Alhamdulillah pada balapan kali ini sudah memenuhi target pribadi, saya juga bisa personal best. Ini menjadi suatu penyemangat bahwa di umur yang sekarang ini saya masih bisa improve dan lebih baik lagi di kelas favorit saya. Mudah-mudahan nanti pada saat menjelang Asian Para Games Nagoya saya bisa lebih baik lagi," jelas Fadli.


Setelah ini, atlet-atlet para balap sepeda Indonesia akan kembali ke Kota Solo untuk menjalani pemusatan latihan agar tampil maksimal pada kejuaraan di Italia dan Korea Selatan, serta Asian Para Games 2026.


Aset Foto dan Video

Pembalap tandem Nurfendi/Mufti Fadilah Salma mendapatkan medali perunggu dari nomor Sprint kategori B putra dalam ajang Asian Para Track Championships 2026 di Tagaytay City, Filipina, 25-31 Maret 2026

Berita Terkait

Official Partner

Bayan Peduli Bayan Resources

Supported by

Yayasan Inklusi Pelita Bangsa

Apparel Powered by

Mills