shape
Pencarian
pattern pattern

Sambut Kedatangan Kontingen Indonesia, Taufik Hidayat Apresiasi Kesuksesan Lampaui Target di ASEAN Para Games 2025

26 Januari 2026
Share:
Link berhasil disalin!
news-

BOYOLALI – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menyampaikan apresiasi atas keberhasilan kontingen Indonesia mengukir prestasi yang membanggakan pada ajang ASEAN Para Games 2025 yang berlangsung di Nakhon Ratchasima, Thailand, 21-26 Januari 2026.


Apresiasi tersebut itu disampaikan Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora RI), Taufik Hidayat, saat menyambut kedatangan para atlet dan ofisial kontingen Indonesia yang mendarat di Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (27/1/2026) malam.


Selain Taufik Hidayat, sejumlah pejabat yang turut hadir dalam upacara penyambutan ini ialah Deputi Chef de Mission (CdM), Teguh Subroto, Ketua Umum NPC Indonesia, Senny Marbun, Wali Kota Solo, Respati Ardi, hingga Bupati Boyolali, Agus Irawan.


Taufik Hidayat menyampaikan rasa syukurnya setelah kontingen Indonesia bisa mendarat dengan lancar dalam dua kloter yang berbeda. Kloter pertama mendarat pada Selasa (27/1/2026) pukul 18.30 WIB, sedangkan kelompok yang kedua tiba pada Rabu (28/1/2026) 03.00 dini hari WIB.


Menurut Taufik, pencapaian yang diukir para atlet Indonesia di ASEAN Para Games 2025 sangat membanggakan. Setidaknya, ada 135 emas, 143 perak, dan 114 perunggu yang sukses dipersembahkan para pejuang. Jumlah ini melampaui target 82 emas, 77 perak, dan 77 perunggu.


“Yang pasti, kami merasa bersyukur, karena atlet dan ofisial sudah tiba di Tanah Air dengan selamat. Kami mewakili pemerintah mengucapkan selamat atas raihan medali 135 emasnya,” kata Taufik Hidayat, Selasa (27/1/2026).


“Bagi yang mendapatkan medali perak dan perunggu, mereka tetap menjadi juara. Mereka tetap menjadi inspirasi kita. Dengan segala kekurangan, mereka tetap harus kita tiru semangatnya,” imbuh Taufik.


Sementara itu, Ketua Umum NPC Indonesia, Senny Marbun, merasa bersyukur dengan capaian yang diukir kontingen Indonesia di ASEAN Para Games 2025. Menurut dia, dukungan pemerintah sangat berdampak positif di balik kesuksesan melampaui target di ajang ini.


“Kami berangkat ke Thailand atas restu dari Bapak Presiden. Selain itu, Pak Menteri juga turut mendampingi kami saat bertanding di Thailand, memberi motivasi yang luar biasa sehingga kami bisa mendapatkan hal yang luar biasa,” ujar Senny.


“Kami berhasil mendapatkan 135 medali emas, padahal kami hanya ditargetkan mendapatkan 82 emas. Namun, akhirnya bisa melampaui target tersebut. Ini hasil yang luar biasa,” lanjut dia.


Salah satu atlet yang berhasil menjadi penyumbang medali terbanyak di ajang ini, Jendi Pangabean, merasa bersyukur karena bisa mendarat dengan selamat di Indonesia. Peraih tujuh emas dari cabor para renang itu ingin segera kembali berkumpul dengan keluarganya.


“Saya merasa senang dan terharu karena bisa mendarat dengan selamat di Indonesia untuk berkumpul kembali bersama keluarga setelah mengikuti ajang ASEAN Para Games 2025,” ujar atlet kelahiran Muara Enim, Sumatera Selatan itu.


Jendi meraih lima emas dari sektor individu, nomor 50m gaya kupu-kupu putra S9, 100m gaya punggung putra S9, 100m gaya kupu-kupu putra S9, 100m gaya bebas putra S9, dan 200m gaya ganti perorangan putra SM9. Sedangkan dua lainnya dari sektor beregu, yakni pada nomor 4x100m gaya bebas relay S1-S10, serta nomor 4x100 gaya campuran relay S1-S10.


“Medali-medali yang didapatkan kontingen Indonesia ini adalah hasil kerja keras semua tim, baik itu atlet, pelatih, ofisial, dan juga dukungan dari NPC Indonesia. Saya merasa bangga bisa mencapai target tujuh medali emas di ajang ini,” imbuhnya.


Beberapa cabor sukses mempersembahkan prestasi yang membanggakan karena melewati target sekaligus menyumbang medali terbanyak. Para atletik, misalnya, merengkuh 44 medali emas. Sedangkan para renang mampu menghasilkan 29 emas. 


Di posisi ketiga, ada para bulu tangkis yang sukses mendapatkan 12 emas. Catatan yang juga patut mendapatkan apresiasi yakni kiprah tim para judo Indonesia yang menyapu bersih semua nomor dengan koleksi tujuh emas.


Dari hasil perolehan medali terakhir, ada beberapa cabor yang berhasil menjadi juara umum di ASEAN Para Games 2025 ini, yakni para bulu tangkis (12 emas, 9 perak, 7 perunggu), para angkat berat (9 emas, 4 perak), para judo (7 emas, 3 perak, 1 perunggu), dan para panahan (5 perak, 2 perak, 3 perunggu).

Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Taufik Hidayat (kanan) berbincang dengan Ketua Umum National Paralympic Committee (NPC) Indonesia Senny Marbun (kedua kanan) saat upacara penyambutan atlet dan official tim NPC Indonesia yang mengikuti ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand tiba di Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (27/1/2026). Kontingen Indonesia menduduki peringkat kedua APG 2025 Thailand dengan total 392 medali dan melampaui target yang ditetapkan yakni 236 medali.  NPC Indonesia/Agoes Rudianto

Berita Terkait

Official Partner

Bayan Peduli Bayan Resources

Supported by

Yayasan Inklusi Pelita Bangsa

Apparel Powered by

Mills