shape
Pencarian
pattern pattern

Kadek Yasa Pecahkan Rekor Dunia, Gubernur Bali Siapkan Bonus dan Jamin Pendidikan hingga Perguruan Tinggi

25 Oktober 2026
Share:
Link berhasil disalin!
news-

NAGOYA – Gubernur Bali, I Wayan Koster memberikan apresiasi tinggi kepada atlet para atletik asal Bali, I Kadek Dwi Purwana Yasa, yang meraih medali emas di Asian Para Games 2026 di Nagoya. 


Pemerintah Provinsi Bali menyiapkan bonus uang tunai dan bantuan untuk keluarga Kadek. Pemprov juga siap membiayai pendidikannya sampai perguruan tinggi.


Kadek, atlet muda berusia 18 tahun, meraih emas di nomor lempar cakram putra klasifikasi F57. Lemparan sejauh 49,75 meter sekaligus memecahkan rekor dunia miliknya sendiri. Emas yang sarat emosi itu ia persembahkan untuk mendiang ayahnya.

Atlet lempar cakram Indonesia I Kadek Dwi Purwana Yasa membawa bendera usai menang pada final atletik lempar cakram putra F57 di Stadion Paloma Mizuho, Nagoya, Aichi, Jepang, Selasa (20/10/2026). Kadek berhasil meraih medali emas setelah berhasil mencatatkan lemparan terbaiknya sejauh sejauh 49,75 meter sekaligus memecahkan rekor dunia atas dirinya sendiri. NPC INDONESIA/Mohammad Ayudha



“Rencananya, begitu dia balik ke Bali, saya akan undang untuk bisa tatap muka dengan saya di kediaman. Kemudian rencananya memberikan bonus, dan juga saya akan ngobrol tentang keluarganya seperti apa, dan pendidikannya,” ujar Wayan Koster, Sabtu (24/10/2026).


Wayan Koster menegaskan dukungan Pemprov Bali tidak berhenti pada bonus. Ia ingin mengenal lebih dekat kondisi keluarga Kadek dan memastikan masa depan pendidikannya terjamin.


“Kalau bonus berupa duit cash, kan itu langsung nanti. Sudah itu, untuk keluarganya barangkali ada yang perlu dibantu. Kemudian yang bersangkutan mungkin mau lanjut pendidikan, mau ke mana, kita akan uruskan,” ungkapnya.


Menurut Koster, bantuan pendidikan akan disesuaikan dengan jenjang dan keinginan Kadek. 


“Sekarang kan kami belum tahu pendidikannya sudah setingkat apa, apakah lulus SMA atau apa. Dan kalau mau lanjut ke pendidikan tinggi, kita akan bantu dia ke pendidikan tinggi. Kita akan urusin pendidikannya sampai selesai,” tegasnya.


Saat ditanya apakah dukungan itu diberikan secara penuh, Wayan Koster menjawab singkat. 


“Penuh. Support penuh,” katanya.


Wayan Koster menilai prestasi Kadek luar biasa, karena diraih dari persaingan atlet-atlet terbaik se-Asia. Karena itu, menurutnya, pemerintah daerah wajib hadir.


“Dapat juara satu kan luar biasa. Mengharumkan nama Indonesia dan Bali. Kan selayaknya diurusin itu oleh pemerintah. Tentu saja pemerintah Provinsi Bali yang paling harus peduli, karena putra Bali,” ungkapnya.

Atlet lempar cakram Indonesia I Kadek Dwi Purwana Yasa melakukan lemparan pada final atletik lempar cakram putra F57 di Stadion Paloma Mizuho, Nagoya, Aichi, Jepang, Selasa (20/10/2026). Kadek berhasil meraih medali emas setelah berhasil mencatatkan lemparan terbaiknya sejauh sejauh 49,75 meter sekaligus memecahkan rekor dunia atas dirinya sendiri. NPC INDONESIA/Mohammad Ayudha



Wayan Koster berharap kisah Kadek menjadi teladan bagi generasi muda Bali, terutama penyandang disabilitas, agar tidak menyerah pada keterbatasan.


“Itu kan sangat menginspirasi, dan harusnya memotivasi untuk anak-anak muda. Jadi jangan karena ada halangan fisik, itu kehilangan motivasi. Tapi harus tetap bergerak, mengisi hidup dengan semangat tinggi, sehingga bisa melahirkan prestasi terbaik,” tuturnya.


Ia juga memastikan Bali siap mendukung atlet-atlet berprestasi berikutnya. 


“Ya siap lah, sangat siap. Kadek, Nyoman, Ketut, gitu kan. Komang, Made, Putu, Wayan,” ujarnya, menyebut nama-nama khas Bali.


Kadek bukan satu-satunya atlet asal Bali yang bersinar di Nagoya. Sprinter tunanetra Ni Made Arianti Putri meraih perunggu lari 100 meter putri T12 bersama guide runner Guntur Wijanarko, dengan catatan waktu terbaik pribadi 12,51 detik. 


Sementara itu, atlet para angkat berat senior Ni Nengah Widiasih menyumbang perunggu di kelas 41 kg putri dengan angkatan terbaik 97 kg dan medali perak di kelas mixed team event.

Atlet lempar cakram Indonesia I Kadek Dwi Purwana Yasa menggigit medali emas usai keluar sebagai juara pada final atletik lempar cakram putra F57 di Stadion Paloma Mizuho, Nagoya, Aichi, Jepang, Selasa (20/10/2026). Kadek berhasil meraih medali emas setelah berhasil mencatatkan lemparan sejauh 49,75 meter sekaligus memecahkan rekor dunia atas nama dirinya sendiri.  NPC INDONESIA/Mohammad Ayudha

Berita Terkait

Official Partner

Bayan Peduli Bayan Resources

Supported by

Yayasan Inklusi Pelita Bangsa

Apparel Powered by

Mills